Harga toyota Innova terbaru 2017 Desakan Tinggi. Satu diantara ciri umum mesin diesel common rail generasi ke-2, desakan bahan bakar yang ada di common rail begitu tinggi. Pada mesin yang dipakai Innova, desakan menjangkau 160 MPa, sama juga dengan 23. 206 pound per square inch (psi) atau 1600 bar. Jadi pembanding, desakan tabung gas elpiji 25 bar serta mesin yang memakai BBG, desakannya 200 bar. Untuk mesin diesel konvensional, yang masih tetap memakai pompa distributor, desakannya tertinggi 700 bar. Mengenai injektornya bekerja pada 150 serta 250 bar.
Dari desakan supertinggi itu, saat disemprotkan ke ruangan bakar, solar berupa molekul yang begitu halus serta kecil. Diprediksikan, waktu disemprotkan ke ruangan bakar, molekul solar sama juga dengan diameter rambut manusia. Berikut yang mengakibatkannya lebih cepat terbakar dibanding dengan mesin diesel konvensional.
Hasil beda dari desakan yang begitu tinggi itu atau pengabutan dengan molekul yang begitu halus itu, pembakaran berjalan lebih mulus, rata, cepat, serta prima. Berikut yang membuat kerja mesin diesel common rail tambah lebih efektif dibanding mesin bensin dan diesel konvensional. Karenanya, janganlah heran, saat ini mesin diesel common rail selalu diburu serta semakin banyak dipakai. Terlebih di Eropa.
Penampung & Penyuplai. Common rail yaitu seperti ruangan yang dipakai untuk menyimpan bahan bakar yang dipasok oleh pompa bertekanan tinggi. Setelah itu, bahar bakar yang ada di ruangan ini (dengan keadaan bertekanan begitu tinggi), kelak diteruskan atau dipasok sekali lagi ke injektor.
Ruang ini dipakai bersama oleh injektor untuk melanjutkan atau menyemprotkan solar kedalam ruangan bakar. Desakan di ruangan ini senantiasa sama pada beragam keadaan kerja mesin, baik waktu putaran rendah, ataupun tinggi. Oleh karena itu, mesin common rail lebih mantap bekerja pada putaran rendah. Torsi dapat didapat pada putaran lebih rendah serta rata (flat).
Jadi contoh, pada mesin diesel Innova type 2KD-FTV. Meski torsinya semakin besar dibanding bensin, kemantapan didapat pada putaran lebih rendah. Akhirnya, sudah pasti mengkonsumsi bahan bakar lebih hemat.
Pada mesin diesel Innova, torsi yang dibuat mesin sesuai dengan transmisi yang dipakai. Untuk Innova dengan transmisi manual, torsi maximum 200 Nm didapat pada 2. 000-3. 200 rpm. Disamping itu, untuk transmisi otomatik, lebih yahud sekali lagi, 260 Nm pada 1. 600-2. 400 rpm. Akhirnya, Innova diesel otomatik merasa lebih bertenaga, mantap, serta enak di ajak meluncur dengan enjoy. Bahkan juga, setelah berhenti di tanjakan, kendaraan bisa bergerak dengan mantap cuma dengan menghimpit sedikit pedal gas.
Computer 32-bit. Sesungguhnya, basic common rail bukanlah hal baru dalam tehnologi mesin mobil. System injeksi bensin telah memakainya. Pada mesin bensin dimaksud fuel rail atau rel bahan bakar. Bedanya, pada mesin diesel, desakan didalam rel itu lho! Supertinggi.
Dari rel, bahan bakar diteruskan ke injektor. Bila pada mesin diesel konvensional, injektor bekerja dengan hidro-mekanis, sedang pada common rail dengan elektrik serta dikontrol oleh computer. Dengan hal tersebut, jumlah bahan bakar yang akan disemprotkan serta saatnya (timing) lebih akurat serta lebih cocok dengan keperluan mesin.
Tidak kalah menarik, untuk mengontrol kerja mesin diesel ini, Toyota memakai computer 32-bit hingga sistem data berjalan cepat.

0 komentar:
Posting Komentar